Saturday, November 18, 2023

KULIAH SAMBIL KERJA


Kuliah sambil kerja merupakan situasi dimana seseorang mengambil pekerjaan paruh waktu atau bekerja penuh waktu sambil kuliah. Hal ini dapat memberikan manfaat seperti peluang untuk naik jabatan, pengembangan pengetahuan dan ketrampilan, koneksi yang lebih luas. Untuk mendukung mahasiswa dan mahasiswi yang ingin kuliah sambil kerja, banyak universitas yang telah menyediakan program kelas karyawan dengan jadwal kuliah di luar jam kerja dan biaya kuliah yang terjangkau. Strategi yang dapat diterapkan untuk menjalani kuliah sambil kerja antara lain yaitu fokus pada tujuan, membagi waktu dengan baik, memanfaatkan waktu sambil belajar. selain itu, perkembangan teknologi memungkinkan mahasiswa dan mahasiswi untuk mengikuti kuliah online, sehingga lebih fleksibel dalam menyesuaikan jadwal kegiatan kampus. 

Mahasiswa dan mahasiswi yang memutuskan untuk bekerja sambil kuliah membutuhkan motivasi yang kuat untuk menjalani kedua aktivitas tersebut. Motivasi ini dapat bersumber dari berbagai faktor, baik secara intrinsik maupun secara ekstrinsik. 


Motivasi Intrinsik, merujuk pada motivasi yang berasal dalam diri sendiri dan tidak dipengaruhi oleh faktor eksternal. Beberapa motivasi intrinsik untuk belajar sambil bekerja yaitu : 

- Keinginan untuk meningkatkan prospek masa depan dan mendapatkan pekerjaan yang baik setelah lulus. 

- Berusaha untuk meringankan beban orangtua.

- Membutuhkan uang tambahan.


Motivasi Ekstrinsik, merupakan motivasi yang berasal dari faktor eksternal seperti orang tua, teman, rekan kerja, dan orang lain. Beberapa Mahasiswa dan mahasiswi bekerja paruh waktu atau bekerja penuh waktu untuk membantu menutupi pengeluaran mereka selama belajar di tingkat universitas. 

Dalam konteks ini, motivasi juga dapat datang dari melihat atau mengetahui tentang publik figur yang dulu memiliki keadaan yang sama dengan dirinya dan berhasil menjadi inspirasi bagi mahasiswa.

Dengan adanya motivasi yang kuat, mahasiswa yang bekerja sambil kuliah diharapkan dapat bertahan dan berhasil dalam kedua aktivitas tersebut. Jadi, kesimpulannya kuliah sambil kerja itu memiliki banyak kelebihannya.

Saturday, January 25, 2020

BIOTIK DAN ABIOTIK

Biotik dan Abiotik 

Komponen-komponen penyusun suatu ekosistem terdiri atas 2 macam:

1.Komponen Biotik  

      Komponen biotik adalah komponen yang terdiri atas  makluk hidup.Komponen biotik meliputi semua makluk hidup,organisme,baik yang berukuran mikroskopis serta makroskopis.

Berdasarkan caranya memperoleh makanan di dalam ekosistem.Organisme anggota komponen biotik dibedakan menjadi 3 yaitu:
a.Produsen 
    Produsen adalah organisme yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri (autotrof) melalui fotosintesis.Produsen meliputi organisme bersel satu seperti ganggang,tumbuhan lumut,tumbuhan paku,dan tumbuhan biji.
   Organisme yang mampu menyusun zat organik disebut autotrof (aotos=sendiri , trophein=makanan).Dengan demikian,produsen dapat menyediakan bahan makanan bagi makhluk hidup lain.
b.Konsumen 
    Konsumen adalah sekelompok makhluk hidup yang memakan produsen dan hewan lainnya.Manusia,hewan,dan tumbuhan yang tidak berklorofil (misalnya tali puteri) tidak mampu memproduksi zat organik dari zat-zat anorganik.
    Zat organik yang diperlukan berasal dari produsen atau hewan lain.Makhluk hidup yang tidak mampu menyusun zat organik sendiri disebut sebagai hidup secara heterotrof.Diantara konsumen terdapat beberapa tingkatan.
   Hewan yang langsung memakan tumbuhan,yaitu golongan herbivor,digolongkan sebagai konsumen    1.Contoh konsumen 1 adalah kambing,tikus,kelinci,ulat dan belalang.
   Hewan yang memakan konsumen 1 yaitu tergolong hewan karnivo,digolongkan sebagai konsumen 2.Contoh konsumen 2 adalah burung pemakan ulat,kucing pemakan tikus,dan katak pemakan serangga.Hewan yang memakan konsumen 2 digolongkan sebagai konsumen 3.Contoh konsumen 3 adalah ular pemakan katak.Adapun hewan yang berkedudukan sebagai karnivora puncak misalnya burung elang.
c.Dekomposer/Pengurai
    Dekomposer merupakan jasad renik yang berperan dengan menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme yang telah mati maupun pembuangan sisa pencernaan.Dengan adanya organisme pengurai,organisme 
akan terurai serta meresap ke dalam tanah menjadi unsur hara yang kemudian akan diserap oleh tumbuhan (produsen).


2.Komponen Abiotik
   Komponen abiotik adalah segala sesuatu yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi.
a.Tanah 
    Tanah merupakan tempat hidup bagi berbagai jenis organisme, terutama tumbuhan. Adanya tumbuhan akan menjadikan suatu daerah memiliki berbagai organisme pemakan tumbuhan dan organisme lain yang memakan pemakan tumbuhan tersebut. 
    Sebagai perbandingan adalah tanah yang subur dengan tanah yang tandus.Kualitas tanah bisa dilihat dari derajat keasaman (pH), tekstur (komposisi partikel tanah), dan kandungan garam mineral atau unsur hara.
b.Udara 
    Udara sangat penting bagi kehidupan di bumi ini. Oksigen diperlukan manusia dan hewan untuk bernapas atau karbondiosida yang diperlukan tumbuhan untuk berfotosintesis juga berasal dari udara. Bahkan bumi pun dilindungi oleh atmosfer yang merupakan lapisan-lapisan udara.
c.Air
   Hampir semua makhluk hidup membutuhkan air. Karena itu,air merupakan komponen yang sangat vital bagi kehidupan.Sebagian besar tubuh makhluk hidup tersusun oleh air dan tidak ada satupun makhluk hidup yang tidak membutuhkan air. Meskipun demikian, kebutuhan organisme akan air tidaklah sama antara satu dengan yang lainnya. Begitu pula dengan ketersediaan air di suatu daerah, tidak sama antara daerah satu dengan yang lainnya.
d.Iklim 
    Iklim yaitu kondisi rata-rata cuaca berdasarkan waktu yang panjang untuk suatu lokasi di bumi atau planet lain. Iklim dapat mempengaruhi persebaran organisme di muka bumi.
e.Kelembaban
   Kelembaban berperan menjaga organisme agar tidak kehilangan air karena penguapan. Beberapa mikroorganisme seperti jamur dan bakteri hidup di tempat-tempat yang lembab. Mikroorganisme tersebut tidak dapat hidup ditempat-tempat kering. Kelembaban adalah jumlah uap air dalam udara. Kelembaban udara penting, karena mempengaruhi kecepatan kehilangan panas dari ternak. Kelembaban dapat menjadi kontrol dari evaporasi kehilangan panas melalui kulit dan saluran pernafasan
f.Cahaya Matahari
   Cahaya matahari yaitu sinar yang bersumber dari Matahari. Tumbuh-tumbuhan membutuhkan cahaya matahari untuk berfotosintesis dan menghasilkan makanan.
g.Topografi
   Topografi adalah letak suatu tempat dipandang dari ketinggian di atas permukaan air laut atau dipandang dari garis bujur dan garis lintang.Topografi yang berbeda menyebabkan perbedaan penerimaan intensitas cahaya, kelembaban, tekanan udara, dan suhu udara, sehingga topografi dapat menggambarkandistribusi makhluk hidup.
Sekian materi yang dapat saya sampaikan.Jika ada kesalahan mohon dimaafkan.